NAURA NAJMA “Down Sysndrome Got Talent “

PORTOFOLIO DOWN SYNDROME GOT TALENT Assalamu’alaikum Wr Wb. Dalam rangka acara muhadloroh kali ini, grup muhadloroh Naura Najma mengambil tema “Hari Peringatan Down Syndrome Sedunia” yang diperingati setiap tanggal 21 Maret. Kelainan Down Syndrome termasuk pada bentuk retardasi mental yang paling terkenal. Retardasi mental adalah suatu kondisi yang hadir sejak masa kanak-kanak, dicirikan dengan fungsi Selengkapnya

Membumikan Islam Dengan Cinta

Oleh: Fajar Meihadi Ketua Alumni Mahad Universal Tuhan adalah zat penuh cinta dan kasih sayang tetapi Tuhan memiliki cara berbeda dalam menyayangi hamba-Nya, kerap kasih sayang-Nya diejawantahkan dalam cobaan sebagai cara Tuhan untuk mengetahui maqam keimanan manusia. Dalam hadist qudsi Allah berfirman “jika Aku mencintai seorang hamba maka Aku turunkan ujian (kesulitan dan kesempitan) kepadanya, Selengkapnya

Universalisme Etis Santri Dalam Pusaran Politik Praktis

Memperingati Hari Santri Nasional: Bersama Santri Damailah Negeri Oleh: Fajar Meihadi Ketua Alumni Mahad Universal Tinta sejarah telah mencatat kata “santri” dalam rentetan perjalanan panjang bangsa ini, pra kemerdekaan kaum santri sudah melakat ditengah kehidupan masyarakat. Kiprah santri di negeri ini tidak lagi diragukan, tingginya rasa nasionalisme menggerakkan santri ikut andil dalam melawan penjajah sebagai Selengkapnya

Sebuah Biografi: Menapaki Jejak Kiyai

Biografi KH. Tatang Astarudin Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Universal Al-Islami Bandung Oleh: Fajar Meihadi Ketua Alumni Mahad Universal KH. Tatang Astarudin kelahiran Cirebon 26 Mei 1969, beliau putra kedua dari seorang ayah bernama H.R. Soleh Sukari Sukantawirja (keluarga Keraton Kesepuhan Cirebon) dan ibu Hj. Umaeroh Husen (puteri seorang tokoh tarekat di Cirebon). Kondisi keluarga yang Selengkapnya

ISLAM NUSANTARA: Refleksi Keberagamaan

(Telaah pernyataan K.H. Tatang Astarudin: ramai orang “berdebat” tentang Islam Nusantara, saya “tidak tertarik” dengan perdebatan itu, karena saya lebih tertarik untuk “menikmati” indahnya Islam Nusantara) Oleh: Fajar Meihadi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN SGD Bandung Meminjam istilah “Indonesia negara paripurna” untuk mengucapkan “Islam agama paripurna”, ajaran agama Islam menjadi tidak layak dipertentangkan kendati Selengkapnya